ArtikelBeritaEventFEATUREDGaleriOpiniRedaksiTerbaru

UPGRADING, PELANTIKAN DAN RAPAT KERJA PENGURUS BARU SEKALIGUS SEMINAR, PKPT IPNU IPPNU UIN KH. ACHMAD SIQQID JEMBER GALAKKAN SINERGITAS DAN SOLIDARITAS.

JEMBER- Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menggelar upgrading ke-6, pelantikan pengurus dan rapat kerja (raker) sekaligus memperingati hari lahir PKPT IPNU IPPNU UIN KH. Achmad Siddiq Jember yang ke-6. Acara tersebut digelar di Gedung Aula Lama UIN KH. Achmad Siddiq Jember. Dihadiri langsung oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Jember, pembina PKPT, alumni, demisioner, anggota PKPT dan juga tamu undangan dari organisasi internal maupun eksternal kampus pada ahad (26/06/2022).

Pada sambutannya, Rekan Chandra Saifun Najib selaku ketua mandataris IPNU berpesan kepada seluruh pengurus yang telah dilantik untuk saling peduli terhadap sesama, saling mengayomi, serta menjalankan amanah dengan sepenuh hati.

Begitu pula Rekanita Reta Sukma Darmatanti selaku mandataris ketua IPPNU, berharap agar seluruh pengurus dan anggota bisa bersinergi dan menciptakan solidaritas bersama sama. Selain pelantikan pengurus baru, PKPT IPNU IPPNU UIN KH. Achmad Siddiq Jember juga merayakan hari lahir (harlah) ke-6 dengan simbolis pemotongan tumpeng bersama pembina dan alumni. Setelah pelantikan selesai kemudian dilanjutkan seminar yang bertemakan “Sinergitas dan Solidaritas Untuk Mewujudkan Organisasi yang Berkualitas” dengan Bapak Dr. M. Fauzinuddin Faiz, M.HI sebagai pemateri yang sekaligus juga pembina PKPT IPNU IPPNU UIN KH. Achmad Siddiq Jember.

Dalam seminar tersebut beliau mengatakan, “Ketika Rekan-Rekanita pengurus PKPT IPNU IPPNU UIN KH. Achmad Siddiq Jember ataupun pengurus Ranting IPNU IPPNU meminta bantuan apapun itu, saya selalu siap. Karena saya mengutip salah satu kaidah yang mengatakan “Al Amri Minal Aqla ilal Adna” yang artinya tuntutan untuk mengerjakan dari yang posisinya tinggi kepada yang lebih rendah. Saya merasa masih menjadi anggota PKPT, meskipun saya telah menjadi alumni,” tutur beliau. Harapan yang beliau sampaikan pada waktu seminar yakni semoga seminar ini bisa menjadikan literasi bagi rekan-rekanita.

Dengan harapan itu beliau juga mempunyai prinsip bahwasanya setidaknya kita tak hanya mempelajari hanya perihal teori saja tapi juga ada praksisnya (praktek). Juga dalam hal kepemimpinan, Dr. Fauzinuddin Faiz berpesan, “Dengan adanya kepengurusan dalam sebuah organisasi, jangan mengatakan bahwa seakan-akan itu hasil dari apa yang kamu pimpin, melainkan itu adalah hasil dari kerja keras kolaboratif dari berbagai devisi yang dipimpin oleh salah satu ketua devisi tersebut,” ujarnya.

Pemateri sekaligus salah satu dosen UIN KH. Achmad Siddiq Jember tersebut, juga berpesan bahwa dalam hal kepengurusan jangan sampai ada pengkerdilan pengurus dengan sistem devisi atau bidang yang diberi nominasi sebagai apresiasi yang terbaik, hal itu dikhawatirkan nantinya akan mengakibatkan kecemburuan sosial oleh pengurus-pengurus lain. Demikian dengan perihal organisasi. Dosen asal Wuluhan tersebut mengatakan, “Organisasi yang sukses adalah organisasi yang pengurusnya berhasil menahkodai dalam kepengurusannya dan juga mampu melahirkan kader-kader kepengurusan yang lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Karena setiap pengurus akan menghadapi realitas yang berbeda dari pengurus sebelumnya, dengan salah satu kaidah fiqih “Al muhafadotu ‘Ala Qodimis Sholih Wal Akhdu Bil jadidil Aslah,” pungkasnya. Kaidah ini beliau korelasikan dalam hal kepengurusan, yang mana apabila kepengurusan sebelumnya belum baik maka memperbaikinya dengan memelihara kegiatan atau program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya dan membuat inovasi program kerja baru yang lebih baik.

Ketika sesi pertanyaan berlangsung, beliau menjawab pertanyaan dari salah satu rekan yang juga pengurus bidang Departemen Dakwah perihal masalah bagaimana cara memerintah anggota divisi yang sedang dipimpin. Beliau menjawab “Jangan sampai memerintah anggota kita dengan represifitas,” tuturnya. Tak hanya itu, Pak Faiz juga menjawab pertanyaan dari peserta perihal sinergisitas organisasi. Beliau menjawab “Organisasi yang berkualitas itu bisa dilihat dari bagaimana sistem yang ada pada organisasi tersebut,” tuturnya. PKPT UIN KH. Achmad Siddiq Jember dalam acara pelantikannya sedikit menyinggung soal sinergi dan soliditas, karena puncak dari sinergisitas dan soliditas adalah memiliki jaringan atau relasi antar orang-orang luar PKPT dengan baik. Dalam Closing Statementnya, wakil sekretaris Gerakan Pemuda (GP) Ansor PC Jember tersebut berpesan, “Sinergisitas dan soliditas yang baik adalah ketika anda bertambah jaringannya (relasi) dengan orang-orang yang diluar (outside) organisasi kalian,” pungkasnya.

Pewarta: Muhammad Nur Fadli

Editor : Indana Farihatul L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *