Uncategorized

Eratkan Silaturahmi MWC NU Kaliwates Gelar Lailatul Ijtima’ dan Penguatan Ipnu Ippnu sebagai Pondasi Dasar Pengkaderan

JEMBER – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kaliwates menyelenggarakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ pada Selasa malam (9/6/2026). Bertempat di Aula MWC NU Kaliwates, Jalan Gajah Mada 299 Jember, acara keagamaan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC, pimpinan ranting, badan otonom, lembaga NU, kader penggerak, serta tokoh masyarakat dan warga Nahdliyin se-Kecamatan Kaliwates.

Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui pembacaan istigasah bersama, diikuti dengan pelantunan selawat yang dipimpin oleh Majelis Sholawat PRNU Mangli 1. Kehadiran unsur birokrasi yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Kaliwates, Sujirman, S.IP., M.Si., dalam sesi sambutan memberikan apresiasi positif terhadap konsistensi MWC NU Kaliwates dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual di wilayah tersebut.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kaliwates, Ustadz Sunarto, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan estafet perjuangan organisasi melalui kaderisasi generasi muda. Beliau menyoroti eksistensi organisasi pelajar NU yang dinamis di wilayah Kaliwates.

“Saat ini di Kecamatan Kaliwates telah terbentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kaliwates, serta dua Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT), yakni PKPT UIN KHAS Jember dan PKPT UIJ. Oleh karena itu, kami mengharapkan para orang tua untuk mengarahkan putra-putrinya bergabung ke dalam IPNU-IPPNU guna meneruskan perjuangan organisasi di masa depan,” ujar Ustadz Sunarto.

Memasuki acara inti, Prof. Dr. KH. Moh. Khusnuridlo, M.Pd. hadir sebagai narasumber utama untuk menyampaikan pengajian singkat. Menghubungkan momentum spiritual kontekstual, beliau mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan tiga pilar utama kehidupan seorang muslim pasca-Iduladha. Tiga aspek esensial tersebut meliputi shohibul aqidah (pemilik akidah yang lurus dan kokoh), sholihul ibadah (pelaku ibadah yang benar dan konsisten), serta qowiyus shilah (pribadi yang memiliki hubungan sosial serta tali silaturahim yang kuat).

Di samping penguatan aspek spiritual personal, Prof. Khusnuridlo juga menggarisbawahi orientasi strategis organisasi. Beliau menegaskan bahwa MWC NU Kaliwates harus mulai memfokuskan orientasi kinerjanya pada penyebaran dan hilirisasi program-program kerja yang berdampak langsung bagi kemaslahatan masyarakat luas.

Seluruh rangkaian kegiatan Lailatul Ijtima’ ini ditutup secara khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriyah MWC NU Kaliwates, Dr. KH. Sofyan Hadi, M.Pd. Melalui forum ini, MWC NU Kaliwates kembali mengukuhkan perannya sebagai poros penggerak keagamaan sekaligus perekat sosial di tingkat kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *