ArtikelBeritaEventOpiniTerbaru

Ziarah Kolaboratif PK Se-Jember: Meneguhkan Kebersamaan, Meneladani Para Auliya’

Jember Minggu, 7 September 2025.  – Dalam semangat mempererat ukhuwah dan menggali keteladanan dari para wali Allah, Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU se-Jember menggelar kegiatan bertajuk Ziarah Wali Se-Jember. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus seperti UIN KHAS Jember, Polije, UIJ, UNEJ, hingga Unipar, dengan titik kumpul di Masjid Raudhatul Muchlisin.

Ziarah ini menjadi simbol nyata kolaborasi antar komisariat IPNU IPPNU yang tersebar di beberapa perguruan tinggi di Jember. Dengan membawa semangat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah harakiyah, para peserta menjelajahi jejak-jejak perjuangan para wali dan ulama yang telah berjasa besar dalam penyebaran Islam dan pendidikan di Jember.

Rute ziarah kali ini mencakup lima tokoh besar yang menjadi pelita spiritual masyarakat Jember:

  1.  KH. Muhammad Shiddiq
  2.  Nyai Nihayah
  3.  KH. Afton Ilman Huda (Gus Afton)
  4.  KH. Faruq Muhammad (Riyadhusshalihin)
  5.  KH. Yusuf Muhammad (Gus Yus – Darussholah)

Setiap makam yang diziarahi bukan hanya menjadi tempat perenungan, tetapi juga ruang pembelajaran spiritual dan historis bagi para mahasiswa. Dengan mendengarkan kisah perjuangan, keilmuan, dan akhlak para auliya’, peserta diajak untuk merefleksikan peran mereka sebagai mahasiswa yang tak sekadar menuntut ilmu, tetapi juga meneladani akhlak dan perjuangan para pendahulu.

Ziarah: Meluruskan Makna di Kalangan Mahasiswa

Dalam konteks mahasiswa, ziarah sering kali disalahpahami sebagai ritual yang tidak relevan dengan dunia akademik. Padahal, ziarah adalah salah satu bentuk ta’zhim (penghormatan) kepada para ulama yang telah berjasa dalam menyebarkan ilmu dan membangun peradaban Islam. Ziarah bukan sebatas berdoa di makam, namun juga menjadi media kontemplatif untuk memperkuat hubungan spiritual, memperdalam nilai-nilai keislaman, serta membangun kesadaran historis.

Melalui kegiatan ini, IPNU IPPNU UIN KHAS Jember ingin menegaskan bahwa ziarah bagi mahasiswa adalah bentuk nyata dari proses ngaji diri—yakni belajar dari keteladanan tokoh-tokoh besar yang telah wafat, namun warisan perjuangannya tetap hidup dalam masyarakat.

Dengan mengenakan atribut IPNU IPPNU, para peserta menunjukkan identitas serta semangat kolektif dalam membangun gerakan intelektual yang religius. Kolaborasi antar PK se-Jember ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat jaringan antar mahasiswa Nahdliyin di berbagai kampus.

Kegiatan ini bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin dalam menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan cinta ilmu yang telah diwariskan oleh para wali.

Penutup

Ziarah Wali Se-Jember adalah bentuk sinergi mahasiswa Nahdliyin dalam menyatukan gerak langkah spiritual dan sosial. Melalui kegiatan ini, IPNU IPPNU UIN KHAS Jember berharap mahasiswa semakin memahami bahwa belajar tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam jejak-jejak para pendahulu yang telah mewakafkan hidupnya untuk agama, umat, dan bangsa.

 

“Ziarah bukan hanya mengenang, tapi juga meneladani.”

— IPNU IPPNU UIN KHAS Jember

🔗 Ikuti kegiatan kami selanjutnya di @ipnuippnuuinkhasjember_

📌 #Mahasiswa_Mengaji #IPNUIPPNU #ZiarahSeJember #MahasiswaNahdliyin #UINkhasJember

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *